Friday, August 11, 2006

Why R u… ?

Baru saja tadi pagi aku bilang :
“…tidak berharap menjalin hubungan apapun dengannya, selain dari teman.”
Siang ini Hega datang ke mejaku, seperti biasanya, tapi kali ini yang mengejutkanku adalah tatapan matanya.

“Halo…” Katanya lembut sambil tersenyum menataku.

Sejak pagi kami memang belum bertemu. Hanya komunikasi dari telfon internal yang menghubungkan komunikasi kami. Aku tau dia sedang sangat pusing dan sibuk dengan pekerjaannya, jadi dia tidak bisa melakukan apa2 diluar itu. Aku memang merindukannya muncul dari pintu itu, menghampiriku, dan ngobrol konyol tentang project kami. Yang mengejutkanku adalah ekspresinya tadi mengatakan :

“Hey, I miss seing u so much!”

Karena tatapan itu aku jadi agak salting. Untungnya berapa lama hpnya berdering dan dia sibuk berbicara dgn parner kami. Aku menghela nafas lega dan menyibukkan diriku dgn juga menelfon temanku. Ternyata gak berapa lama saat aku on line, dia datang lagi. Kali ini dia menjatuhkan diri di kursi seperti orang kelelahan di kursi yang ia letakkan di belakang kursi kerjaku.

Jelas aku menyudahi pembicaraanku di telfon dan menghadapnya.

“Kenapa?” tanyaku.
“I don’t have anything to say. Gue cuma mau duduk dekat lo bentar.”
“Ok then.” Akupun diam menatapnya yang terlihat sangat lelah.
“Punya coklat gak?” Katanya tersenyum lemah.
“No, tapi gw punya roti coklat. Mau?”
Dia mengangguk.
Selesai makan sepotong roti dan segelas air dia pun kembali menghilang dari pintu ruanganku.

What is this? Kenapa tiba2 teman baru gw ini begitu manja? Dia memilih untuk isttirahat disampingku saat dia lelah? Dia memilih untuk mencurahkan isi hatinya padaku saat dia bingung. Well, he realy makes me feel so important. Hmmm…I wonder why.

Posted by in 12:21:43 | Permalink | Comments (1) »

Senang

Kembali lagi dengan kondisi ini. Tampaknya memang Tuhan memberikanku jalan hidup yang sangat dinamis. terutama urusan laki2. Kali ini tidak bisa kupakai kata-kata yang melukiskan nafsu. Apak yang kurasakan saat ini lebih kearah….nyaman dan senang.

Laki2 ini bernama Hega. Rekan kerja yang juga belum lama bergabung sengan kantorku. Penilaian pertamaku saat berkenalan dengannya…biasa saja. Dalam project pertamaku bersamanya, malah aku cenderung kesal dengannya. Dua bulan kemudian aku dipertemukan kembali dalam sebuah proyek, kali ini kami mulai saling mengenal baik.

Ternyata, he’s not so bad! Menyenangkan sekali berbicara dengannya. Dia begitu mudah tertawa. Aku suka sekali tertawa, bagiku tawa adalah salah satu saluran pelepas strees. If u ask me, tawa itu lebih indah dari s.ks :) Baru kusadari tadi malam, salah satu alasan kenapa Gee bisa lebih cepat hilang dari ingatanku adalah karena aku sering tertawa bersama Hega. Ngobrol dengannya sangat menyenangkan.

Aku tidak berharap menjalin hubungan apapun dengannya, selain dari teman. Karena aku tidak punya ketertarikan secara seksual denganya. He’s good looking, nice, and polite. But…I just don’t have that attraction that I have with Gee or Dee, with Hega. But do I miss him while Im home or on the weekend? Yes. I can’t wait to go to the office and have a chat with him :)

Posted by in 05:23:13 | Permalink | No Comments »

Thursday, August 10, 2006

S.KS

Pagi yang indah.
Walau kepala pusing, tapi aku mencoba untuk tetap ceria. Jadi aku putuskan untuk memakai baju warna pink bunga2. Katanya warna bisa meningkatkan mood, so…I’ll try. Sosok Gee tidak lagi menggangguku. Seperti 2 hari kemarin, entah kenapa tuhan selalu mempertemukan kami di situasi yang tak terelakkan. Kuakui percikan api itu masih ada saat mata kami tak sengaja bertemu. Tapi…yah, udah gak minat ah! Bosan membayangkan dia.

Ada kawan yang bilang aku hornian :) Hahaha… memang salah ya untuk hornian? Aku memang senang segala sesuatu yang berhubungan dengan s.ks. Aku senang membiarkan khayalanku menjelajahi fantasi s.ks yang tak terbatas. Ditengah kehirukpikukkan masalah sehari-hari apakah s.ks bukan sesuatu yang membahagiakan?Get Real! For me S.KS is always been a fun part of my life.

Memang ada kalanya aku tidak tertarik pada s.ks ataupun merasa tertarik pada seseorang bukan dari sisi s.ks, melainkan lebih kearah komunikasi. Merasa tertarik karena selalu menyenangkan berbicara padanya. I like guy with a good sence of humor, wll..who didn’t? :)

Pagi indah ini saat aku menikmati pagi aku merindukan berbicara dengan Dee.
Where r u my little kitty? I miss laughing with u and seeing ur long hair fall down beside ur smile.

Posted by in 04:08:19 | Permalink | No Comments »

Monday, August 7, 2006

Dia

Minggu ini kuharapkan menjadi era baru. No more Gee or Yee (tapi seperti biasa Dee seakan tetap tersimpan rapi di ruang khususnya).

I haven’t told u about Mr. Yee, because he is not to special for me. Dia hanya seorang laki2 baru di kantor yang baik, penolong, dan suka tertawa. Aku suka laki2 yang mudah tertawa. Ngobrol bersama laki2 macam itu sangat menyenangkan :)

Akhir minggu kemarin sangat menyenangkan. Aku dan suami meluangkan waktu dengan santai bersama. Kami hanya tidur, makan, ngobrol dan bercinta. It’s so fun! Bahkan bayangan Dee tidak hadir sedetikpun saat kami bercumbu. Yang kucium hanya wangi tubuh dan kulit laki2 yang menikahiku. Sangat indah.

Orgasme tak terbatas membawaku ke ruang tak berbeban.
Jiwaku terbang seringan kapas.
Dalam nafas yang memburu, aku tersenyum.
Aku memang mencintainya.
Dan selalu mencintainya.

Posted by in 09:21:29 | Permalink | Comments (2)

Thursday, August 3, 2006

Bye Gee

Ini hari kedua aku tak melihatmu Gee.
Mungkin akhirnya kau menyerah. Kau putuskan untuk tidak menyalakan api ke tunggu yang ada di depan kita. Itu lebih baik kurasa. Walau dalam kamar mandi aku masih mengingatmu dan membayangkan kau menyentuhku.

Sejak kemarin aku mulai melangkah balik ke istananya. Dia menantiku dengan setia di depan pintu. Rumah kami terasa dingin tanpa kehadiranku, katanya. Kehangatan tubuhnya menyelamatkan kebekuan hatiku atas hadirmu.

Gee, kalau ternyata besok kita bertemu lagi. Entah dalam lift atau ruang lain, kuharap kau tak bersuara. Melangkahlah pelan agar aku tak menoleh, bernafaslah perlahan agar aku tak merasakan kehadiranmu. Sekuat apapun keinginanmu untuk menyapa, please…don’t.

Maybe its not easy for you, but I need u to make it easy for me.
Aku tahu kau bisa Gee, kau mampu hapuskan aku dari harimu.

Hari ini aku benar2 melangkah, menutup cerita tentang Gee. ku tak belum tahu apakah cerita ini akan selamanya tertutup, tapi aku berusaha. Selalu ada kemungkinan semua terbuka kembali, atau bahkan dengan Gee yang lain. Seperti kata pepatah ;

“Manusia hanya bisa berusaha, Tuhan pula yang menentukan.”

Posted by in 12:09:50 | Permalink | Comments (1) »

Tuesday, August 1, 2006

Ku mau kau menghilang

Siang ini kujalani dengan proses penghapusan gambaran wajahmu di otakku.
Kubohongi hatiku, kupatahkan anganku, hanya agar kau bisa hilang. Tapi mengapa kau mempersulitku lagi? Kenapa kau ingin selalu ada dan menyiksaku dengan senyuman.

Kau tahu bahwa aku terganggu, bahkan dengan udara sisa langkahmu. Tubuhmu tak berbau ataupun berwangi, itu membuatku lebih mudah untuk tidak merindukanmu. Maka, sayang…bantulah aku untuk melupakanmu. Bantulah aku untuk menghilangkan bayanganmu.

Sunggu aku tersiksa, sunggu aku menderita.
Jangan, jangan sayang, jangan sampai kita bercumbu.
Aku tak bisa bangun dipagi hari dengan menyesal, pagiku tak akan indah lagi nantinya.
Malam tadi dia sangat bersyukur, aku pulang kepelukannya.
Sunggu aku tak tega menghilang, aku bisa membunuhnya.

Nafsu..oh nafsu…
Betapa tipis kau buat batasan antara bahagia dan sedihku.

 

Posted by in 10:54:28 | Permalink | Comments (3)

Reality

Aku tau tentang dia, monyet betina kecil yang selalu mengikuti langkahmu Gee…
Aku juga tau betapa perhatiannya tercurah bagimu. Menurutku dia cukup manis dengan tubuh mungil, dan rambut panjangnya yang hitam, sepatutnya kau jatuh cinta padanya. Kau buta jika tidak.

Kau pasti menyadarinya, dia ada di ligamu. Dalam jangkauanmu, dan bisa kau dapatkan. Dimalam yang gelap kau masih bisa mengantarnya pulang dengan angkot, bukan dengan taxi. Aku sadar perlahan kau akan melangkah kearahnya, sangat…perlahan. Jangan takut Gee, aku cukup dewasa untuk mengerti. Cemburu pasti ada, tapi aku ingin kau bisa mendapatkan kisah Cinderla seperti kisah yang pernah kumiliki dulu. Jatuh cinta itu indah Gee, dan kau harus merasakannya.

Malam ini, saat pintu lift terbuka, aku menangkap rona terkejut dari wajahmu…
Aku tau, itu pasti karena sosok kecil itu ada disampingmu.
Untuk beberapa detik wajahku memanas, tapi saat itu aku sadar, kau harus bersamanya.

Apakah kau pernah memeluknya Gee?
Mencium bibirnya? Apakah kau menyayanginya?
Kurasa aku tak perlu tau. It won’t change anything.
Cause in my mind, your always be mind.

Posted by in 01:56:50 | Permalink | Comments (2)