Monday, June 18, 2007

Pagi ini …

Pagi ini kembali kau menatapku.
Setelah dua malam kau gangu tidurku.
Malaikat tampanku,
lihatlah aku baik-baik…
Aku tak cukup indah untuk kau goda.
Kenapa tidak kau biarkan aku sendiri?
Tampan,… kenapa pagi ini kaulakukan itu lagi?
Padahal kau tau aku melarangmu begitu.
Aku tak tahan mendengar suaramu,
setengah bergisik menyapaku telingaku.
Kenapa kau semakin mendekat kala aku menjauh?
Apakah aku telah menantang harga dirimu?
Indah,…jangan tersenyum padaku.
Tetaplah berwajah angkuh seperti sebelumnya…
ataukah itu sulit bagimu?
Begini lebih sulit lagi buatku.
Tampan,… aku tak tahu sampai kapan aku tahan.
Kau mahluk terindah yang pernah menggodaku.
Ini bagai puncak ujian kesetiaanku.
Dan aku seakan tak yakin akan berhasil.

Malaikat tampan-ku,
Kenapa harus aku?

PS :
Aku bertanya-tanya,
apakah setiap pernikahan mengalami ini?
Tapi mereka tidak cerita padaku, atau…
memang hidupku yang abnormal?

Posted by in 04:33:28
Comments

One Response

  1. ciplok says:

    Ha-ha, bukan hidupmu yang abnormal tapi keindahan aura mu yang menarik banyak si tampan, si tampan dan si tampan itu lalu memilih untuk terpikat pada mu ;)

    Menarik, si tampan ini dari dunia mana lagi?

Leave a Reply