Rabu | Oktober 31, 2007

Janji-ku

Aku yakinkan kau bahwa ...

Dalam waktu 1 th, aku akan bisa melakukan semua yang bisa kau lakukan.
Aku akan jadi yang terbaik kedua darimu atau bahkan melebihimu.
Aku akan buat kau bangga dan menjadikanku maha karyamu.

Setelah itu tercapai, aku akan meninggalkan semua dunia kita, dan menjadikannya hanya sebagian kecil dari kehidupanku.

Mulai sekarang, bukalah matamu lebih lebar lagi.
Agar kau bisa melihatku tumbuh di tanganmu.

Posted by at 15:39:32 | Permanent Link | Comments (0) |

Selasa | Oktober 30, 2007

sms mu semalam ...

Tadi malam aku tertidur, saat aku menunggu sms balasan darimu. Karena aku pikir mungkin kau sudah tertidur lebih dulu dan pembicaraan kita lanjutkan besok.Namun ternyata saat aku terbangun di pagi hari, kulihat jawaban-mu masuk sebelum jam 11 malam.Hihihi...maaf ya, aku ketiduran :)
Posted by at 16:30:17 | Permanent Link | Comments (0) |

Senin | Oktober 29, 2007

Adik Kecil... (2)

Aku melakukan kebohongan kedua. Hanya karena kau. Entah apakah itu sepadan, namun itu sudah terjadi. Aku lihat kau mulai menemukan tempat nyaman di dekatku. Aku senang, dan mungkin terlalu melindungimu dari berbagai kemungkinan yang bisa menjauhkan kau dariku. Jujur aku tak tahu apakah kau bisa menjadi sangat terbuka padaku. Namun selama ini baru ada sekali kegagalan dalam prosesku membuka satu per satu perisai seseorang. Dan aku tahu dimana titik salahnya, kali ini tak akan kuulangi.

Kemarin kau buat dua hariku, seperti biasa, sangat menyenangkan.
Lucu, semakin banyak yang terjadi diantara kita, malah semakin sedikit aku bisa menuliskannya. Mungkin karena aku tak bisa mengurai kata yang bisa menceritakan perasaan ini secara detail, maka tak ada kata yang bisa kurangkai.

Aku merindukanmu dengan perasaan yang berbeda.
Hari ini misalnya;
Rindunya ringan, tidak terasa berat sama sekali.

Niatku adalah sejenak seminggu menghapusmu sebentar, karena banyak sekali yang harus aku kerjakan. Walau aku tak yakin bisa, tapi aku akan berusaha. Jadi kau punya waktu untuk merindukanku :) .

Posted by at 09:33:42 | Permanent Link | Comments (0) |

Kamis | Oktober 25, 2007

Us now...

Senang sekali aku saat kau menggenggam tanganku dan mengajakmu menemaniku. Itu sudah kali keduanya kau minta aku ada di sampingmu. Hanya menemanimu saat kau melakukan jadwalmu.
Kau tau bahwa aku sangat menikmati menghabiskan waktu bersamamu Dik... Kita tertawa dan bercanda sepanjang waktu. Kadang aku menggapmu seperti adik perempuanku, karena kita banyak sekali kecocokan selera, tapi aku juga tak bisa menepikan penampilanmu yang jauh dari wanita itu.

Aku merindukanmu tiap kita berpisah. Hanya rindu berkomunikasi denganmu. Berbagi berbagai hal yang kita suka. Makanan, musik, film, hal-hal ringan yang menyenangkan.

Siang ini aku gembira sekali menghabiskan waktu yang tak seharusnya bersamamu. Siang ini begitu dingin, saat kau di hadapanku tak kuperlukan lagi pasminaku. Kali ini aku tak akan salah langkah lagi, karena aku tak mau kehilanganmu. Aku akan berusaha mengatur ampli jarak kita, agar kita bisa terus bersama bercanda seperti ini.

Siang ini aku berbohong kecil kecil pada semua orang. Besar atau kecil itu tetap kebohongan. Dan aku menyesal harus melakukannya demi kita. Semoga itu cukup berguna di esok hari dan seterusnya. Kumajukan langkah sedikit demi sedikit, agar kelak aku tak terjatuh. Karena Kau = Bahagia, maka aku tak mau itu hilang.

Miss you already...
Posted by at 17:49:54 | Permanent Link | Comments (0) |

Jumat | Oktober 05, 2007

Linglung

Ini ketinggalan,
itu ketinggalan,
terakhir2nya malah hilang.

Apa yang terjadi denganku?
Kenapa aku jadi linglung begini sih?
Nyebelin.
Posted by at 09:45:10 | Permanent Link | Comments (0) |

Kamis | Oktober 04, 2007

Hmmm...?

Luv...
Pa kabar?
Sudah beberapa hari sejak terakhir kita bertegur sapa.
Semoga kamu sehat.

Kemrin malam aku bertemu dengannya. Tapi ternyata memang semuanya sudah hilang. Tak ada sedikitpun tersisa perasaanku untuknya. Aku berusaha melihatnya berkali-kali, dia tersenyum kepadaku. Dia juga berusaha menjalin komunikasi kami kembali. Tapi aku kok mendadak malas ya?

Saat ini aku sedang tidak merasakan apa2 selain lapar.
Aku tidak kesal, tidak senang, tidak kangen, tidak juga tidak kangen.
Dibilang memikirkanmu juga tidak, tapi tidak memikirkan juga tidak.
Sambungan hp-ku lagi terganggu nih...
Semuanya jadi terlihat dan terasa biasa saja untukku.

Nanti malam aku akan tetap datang.
Tapi tak seperti biasanya, I don't feel like hang out.
Mungkin aku akan memilih pojokan yang agak tersembunyi agar aku bisa merasa aman. Dari apa? Itu pasti tanyamu.
Entahlah, mungkin aku hanya ingin menikmati waktuku sendiri, walau aku tetap berada di keramaian.

Luv,
Aku memandangmu seperti udara sore.
Anehnya, tak bisa kunikmati udara sore seperti biasanya.
Mungkin terlalu banyak badai kecil yang kuciptakan, hingga kini aku menjadi sangat lelah. Ingin sekali aku bersembunyi sebentar dari all this messy surounding.

Posted by at 17:55:36 | Permanent Link | Comments (0) |

Rabu | Oktober 03, 2007

Aku sore ini ...

Malam ini aku akan menemuinya.
Aku tahu kau tak akan marah,
tapi mungkin kau kecewa.
Aku sudah lebih terbiasa menghadapinya,
dibandingkan menghadapimu.
Seperti sore ini, aku bahkan tak tahu harus apa.
Diam saja dimejaku, atau menghubungimu.
Jadi lebih baik nanti malam aku bertemu dengannya.
Sejenak kembali ke masa lalu.
Kau jaga diri baik-baik ya...
Posted by at 17:01:46 | Permanent Link | Comments (0) |

Perasaanku Semalam ...

Entah apa yang ada diotakku tadi malam,
sehingga aku sempat terfikir untuk lebih baik kembali seperti dulu.
Bermain dengan dia Si Malaikat Maut-ku.
Dibandingkan menikmati waktuku bersama kau adik kecil-ku.

Entah bagaimana aku merasa ingin sekali kembali.
Tidak bisakah kau tarik aku lagi?
Mungkin kali ini lebih kuat lagi?
Ataukah aku memang tak ingin kau selamatkan?
Ataukah didekatmu sekarang malah lebih tidak aman?

Entahlah...
Aku sedang tak bisa berfikir baik.
Kutelusuri jalur hari ini dengan agak gundah.
Tidak bisa dibilang tenang, tapi tidak juga tak tenang.
Merindukanmu membuatku merindukannya.
Aku rindu berdegup kencang saat melihatnya.

Ada juga perasaan yang mengatakan,
"Mungkinkah aku merasa begini hanya karena aku merindukanmu?"
Tapi ... sejujurnya aku sendiri tak bisa menjawabnya.

Oiya,
Lagi apa kamu Adik Kecil..?
Posted by at 10:54:00 | Permanent Link | Comments (0) |

Senin | Oktober 01, 2007

Adik Kecil

Menyenangkan sekali berbicara denganmu Adik Kecil.
Kau memang memiliki kelebihan dalam berkomunikasi.
Menjadi temanmu adalah hiburan yang indah.

Terkadang aku sedih jika aku mengingat tujuanmu.
Arah yang kau pilih tak sepenuhnya benar.
Tapi aku tak bisa membantu karena hal itu diluar kuasaku.
Jika aku membantumu, maka kita tak kan bisa tertawa lagi.

Kadang aku berharap Tuhan berikan keajaiban atasmu.
Agar aku bisa yakin kau bahagia dikemudian hari.

Dik,
Mendengar suaramu disiang hari, itu diluar harapanku.
Tapi tampaknya tak ada yang tak mungkin untukmu.
Terima kasih telah menyusulku kesana.
Dan terima kasih atas waktu yang kau luangkan dicanda kita.

It means a lot for me.
I learn a lot from u.
Just stay where u r,
so that I can always feel you near me.

Posted by at 18:38:40 | Permanent Link | Comments (0) |