Thursday, July 31, 2008

Whom am I Liying To?

Hay, akhirnya kembali aku menulis disini.
setelah sekian lama aku memutuskan untuk menikmati semuanya tanpa berbagi dengan tulisan. Cukup banyak yang terjadi, semua telah berbeda sekarang (kecuali suamiku, masih tetap orang yang sama, hihihi..).
Ada alasan yang cukup kuat bagiku untuk kembali menulis.
Itu karena aku mulai terlibat kondisi di lingkungan yang paling dekat, kantor.

Entah berawal dari mana hingga sosok ini menjadi rutin menghubungiku melalui email maupun telfon. Perkiraanku adalah ia tertarik padaku saat bertemu rapat penting. Saat itu aku memimpin rapat, dan ia salah satu pesertanya. Sebagai laki-laki yang cukup unik tampaknya ia tertarik dengan penampilanku yang cenderung galak dalam rapat.

Singkat cerita, saat ini ia tengah melancarkan usahnya untuk mendekatiku. Jeleknya adalah, ia memiliki reputasi yang tidak baik. Hanya dengan masa kerja yang kurang dari 2 tahun sudah ada 2 kasus dengan namanya yang berhubungan dengan wanita. Huh…sungguh buruk reputasinya. dari temanku juga aku ketahui bahwa ia memang sangat mengagumiku. Namun tampaknya ketertarikannya secara fisik lebih besar dibandingkan ketertarikannya untuk mengenal kepribadianku. Itu cukup menyebalkan bagiku, namun entah kenapa akupun tidak ingin keluar dari permainannya.

Sebenarnya, sosoknya sangat tidak biasa di kantorku. Unik, mungkin adalah kata yang tepat. Caranya berpakaiaan, caranya bertingkah laku, caranya berjalan, semuanya berbeda. Bisa dikatakan sebenarnya ia harus naik beberapa level untuk dapat sejajar denganku dan status sosialku. Tapi tampaknya aku memang terlalu nakal. Aku menikmati merasa dipuja, dan merasa agak diatas. Aku tahu ia menyimpan rencana kotor dalam otaknya atasku, dan aku juga berjaji pada diriku bahwa aku tidak akan jatuh dalam perangkapnya, namun bukan berarti aku tidak tertarik mengikuti permainannya.

Sempat aku terfikir untuk bertindak tegas untuk menyingkirkannya, tapi akhirnya aku memutuskan untuk tidak melakukannya.Tapi itu bukan gue banget! If I do that, is like I’m liying to MY SELF! =) Aku sangat ingin tahu kemana rencananya akan membawaku. Aku sangat ingin menikmati pemujaannya padaku. Aku sangat ingin melambungkan hasrat dan niatnya. Aku ingin ia membayangkan bayangan yang paling indah bersamaku, sampai akhirnya aku bisa membuangnya ke dasar jurang dengan khayalannya.

hihihi…marah bukanlah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaanku. Karena pada kenyataannya aku merasa sangat senang. Malah aku cenderung merindukannya saat ia tak ada. Aku ingin selalu tahu bahwa ia ada dan melihatku, sehingga ia dapat menikmatiku dari jauh. Hingga aku dapat membuatnya bermimpi dimalam hari.

yah, kita lihat saja kelanjutannya besok ya…
dadah…

Posted by at 16:31:17
Comments

Leave a Reply