Perasaanku Semalam ...
Entah apa yang ada diotakku tadi malam,
sehingga aku sempat terfikir untuk lebih baik kembali seperti dulu.
Bermain dengan dia Si Malaikat Maut-ku.
Dibandingkan menikmati waktuku bersama kau adik kecil-ku.
Entah bagaimana aku merasa ingin sekali kembali.
Tidak bisakah kau tarik aku lagi?
Mungkin kali ini lebih kuat lagi?
Ataukah aku memang tak ingin kau selamatkan?
Ataukah didekatmu sekarang malah lebih tidak aman?
Entahlah...
Aku sedang tak bisa berfikir baik.
Kutelusuri jalur hari ini dengan agak gundah.
Tidak bisa dibilang tenang, tapi tidak juga tak tenang.
Merindukanmu membuatku merindukannya.
Aku rindu berdegup kencang saat melihatnya.
Ada juga perasaan yang mengatakan,
"Mungkinkah aku merasa begini hanya karena aku merindukanmu?"
Tapi ... sejujurnya aku sendiri tak bisa menjawabnya.
Oiya,
Lagi apa kamu Adik Kecil..?
sehingga aku sempat terfikir untuk lebih baik kembali seperti dulu.
Bermain dengan dia Si Malaikat Maut-ku.
Dibandingkan menikmati waktuku bersama kau adik kecil-ku.
Entah bagaimana aku merasa ingin sekali kembali.
Tidak bisakah kau tarik aku lagi?
Mungkin kali ini lebih kuat lagi?
Ataukah aku memang tak ingin kau selamatkan?
Ataukah didekatmu sekarang malah lebih tidak aman?
Entahlah...
Aku sedang tak bisa berfikir baik.
Kutelusuri jalur hari ini dengan agak gundah.
Tidak bisa dibilang tenang, tapi tidak juga tak tenang.
Merindukanmu membuatku merindukannya.
Aku rindu berdegup kencang saat melihatnya.
Ada juga perasaan yang mengatakan,
"Mungkinkah aku merasa begini hanya karena aku merindukanmu?"
Tapi ... sejujurnya aku sendiri tak bisa menjawabnya.
Oiya,
Lagi apa kamu Adik Kecil..?

