Senin | Oktober 29, 2007

Adik Kecil... (2)

Aku melakukan kebohongan kedua. Hanya karena kau. Entah apakah itu sepadan, namun itu sudah terjadi. Aku lihat kau mulai menemukan tempat nyaman di dekatku. Aku senang, dan mungkin terlalu melindungimu dari berbagai kemungkinan yang bisa menjauhkan kau dariku. Jujur aku tak tahu apakah kau bisa menjadi sangat terbuka padaku. Namun selama ini baru ada sekali kegagalan dalam prosesku membuka satu per satu perisai seseorang. Dan aku tahu dimana titik salahnya, kali ini tak akan kuulangi.

Kemarin kau buat dua hariku, seperti biasa, sangat menyenangkan.
Lucu, semakin banyak yang terjadi diantara kita, malah semakin sedikit aku bisa menuliskannya. Mungkin karena aku tak bisa mengurai kata yang bisa menceritakan perasaan ini secara detail, maka tak ada kata yang bisa kurangkai.

Aku merindukanmu dengan perasaan yang berbeda.
Hari ini misalnya;
Rindunya ringan, tidak terasa berat sama sekali.

Niatku adalah sejenak seminggu menghapusmu sebentar, karena banyak sekali yang harus aku kerjakan. Walau aku tak yakin bisa, tapi aku akan berusaha. Jadi kau punya waktu untuk merindukanku :) .

Posted by at 09:33:42 | Permanent Link | Comments (0) |
Komentar
Tulis komentar