Kamis | Juli 27, 2006

Tingkat

Aku suka warna Khaki.
Hari ini dia mengenakan baju warna itu.
Mr.Gee. Si kurus berwajah persegi itu seakan tidak membiarkanku melupakan sosoknya dengan mudah.

Bagaimana akau bisa melupakannya jika dia setiap hari, PASTI, mampir setor muka di lantaiku! entah urusan apa saja yang selesaikan disini, tapi yang jelas dia selalu melewati mejaku. Entah itu dengan lirikan atau tatapan, aku pasti melihatnya. Damn! Dan ternyata dia potong rambut. Sialanya, potonyan rambutnya tidak gagal. Malah sukses membuat wajahnya semakin indah.

Ah, andai dia tahu betapa lelah aku menahan nafsu ini. Aku berharap dia hilang selamanya dari hariku. Aku tidak ingin dia hadir didepan mataku. Sumpah aku takut dengan diriku sendiri. Ada tembok tebal yang tak terlihat diantara aku dan dia. Secara usia, jabatan, dan keuangan, jelas dia menganggapku jauh melebihi kemampuannya. Aku yakin itu yang membuatnya jadi sulit berteman denganku. Sekeras apapun aku mendekat, aku tatap tidak bisa meraih dunianya. Dunia muda yang terlalu sederhana.

Saat aku berjalan tegak di food court mall, dia dengan gajih karyawan barunya sibuk mengantri makanan di grobak makanan di parkiran. Duh,...sulit sekali ternyata ya? Kalaupun aku bersedia merendah, dia tetap saja takut. Dimatanya sosokku terlalu tinggi, terlalu mahal, terlalu....high class. Yah, aku memang harus sadar, aku bahkan makan siang satu meja dengan bos-nya, bagaimana mungkin dia berani berharap banyak dariku.

Akhirnya aku tak lebih dari mendapatkan lirikan curi2nya, senyum malu2nya, dan existensi sosok yang tak bersuara. Huh, garing!

Posted by at 17:26:22 | Permanent Link | Comments (1) |
Komentar
1 - nasiiib...nasib..btw,kalo ada kesempatan,berani gak lo ketemu brdua trus,mungkin,ML sama laki2 yg bukan suami lo? berani?? (Comment this)

Ditulis oleh: ini_aku at 2006/07/30 - 11:19:33
Tulis komentar