Pernikahan
Belakangan ini aku terbangun dengan perasaan bahagia.
Entah kenapa, wajah pasangan hidupku semakin tampan dimataku.
Nafsu inipun semakin menggebu mencium bau tubuhnya.
Teringatku beberapa bulan yang lalu,
saat aku terbaring disampingnya saat hatiku terbaring ditempat lain.
Menggandeng tangannya, saat aku merindukan sosok lain.
Melihat matanya hanya dengan kedua mataku yang dangkal.
Dia selalu ada.
Disaat aku sedih, senang, bahkan saat aku terluka oleh perasaanku sendiri.
Sekarang aku tahu, bahwa Tuhan sangat menyayangiku.
Buktinya, dia berikan mahluk terbaiknya untuk mendampingiku.
Apakah ini yang dikatakan pernikahan?
Apakah memang benar sejalan waktu rasa sayang itu akan semakin kuat?
Setelah hampir 3 tahun bersama,
saat ini, Aku merindukannya lebih dari saat kami masih berpacaran.
Aku membutuhkannya lebih dari saat aku jatuh hati padanya.
Aku sadar sepenuhnya,
Bahwa aku beruntung untuk menjadi istrinya.
(...jadi kangen.)

