Tuesday, February 5, 2008

Bisu

Ditengah cerahnya langit,
Udara menarik hampa.
Mataharipun tak terlihat sengit,
Aku terpancing untuk tertawa.

Duhai Putra Surga,
Kau jauhkan aku dari Neraka,
Namun ternyata itu tak berbeda,
Karena aku tetap akan celaka.

Urai Daun tanpa desir angin,
Menuai wangi di malam dingin.
Membangkitkan setiap partikel kulitku,
saat kita bersama dalam bisu.

Posted by at 03:47:35 | Permalink | No Comments »